Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id   •    Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id

Baik atau Buruk Penggunaan MSG dalam Masakan

Author

calendar_today Jan 31, 2019
schedule 03:09

Bagi ibu-ibu, MSG atau mono sodium glutamate sudah tidak asing lagi karena sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bumbu penyedap masakan. MSG juga sering disebut dengan istilah micin dan perasa makanan ini sering dianggap sebagai sesuatu yang dapat membahayakan kesehatan. Banyak yang beranggapan bahwa dengan mengkonsumsi micin ini akan dapat menyebabkan kebodohan pada anak-anak. Dan ada juga orang yang beranggapan bahwa micin dapat menyebabkan penyakit kanker bila dikonsumsi dalam jangka waktu yang panjang.

Lalu apa sebenarnya MSG tersebut? MSG tidak lain adalah garam natrium dari asam glutamat yang merupakan salah satu asam amino non-esensial paling berlimpah yang terbentuk secara alami. Glutamat yang ada di dalam asam amino ini yang berperan sebagai pemberi rasa gurih. Dan asam amino itu sendiri dapat ditemukan pada hampir semua bahan dasar makanan yang terutama pada makanan yang berprotein tinggi seperti daging merah dan ikan, produk susu serta banyak sayuran. 

Jamur dan tomat pun sering digunakan sebagai penyedap alami karena mengandung amino glutamat yang alami serta memiliki kadar yang tinggi. Pada tubuh manusia pun sebenarnya memproduksi asam amino glutamat serta memainkan peranan penting dalam fungsi tubuh yang normal. Dan ASI juga mengandung glutamat 10 kali lebih banyak bila dibandingkan denagn susu sapi.

Bagaimana mengenai anggapan bahwa MSG tidak baik bagi kesehatan? Berbagai studi dan evaluasi ilmiah yang telah dilakukan pada MSG menyimpulkan bahwa MSG merupakan bahan penyedap rasa yang aman dan berguna untuk masakan. Akan tetapi pada sejatinya, MSG ini tidak untuk dikonsumsi secara berlebihan. Penggunaan MSG hanya merupakan penguat rasa yang sifatnya sebagai pelengkap bukan sebagai pengganti garam. Gunakan MSG secukupnya dan tidak berlebihan merupakan satu langkah bijak agar mengurangi rasa takut terhadap penggunaan MSG.

Related Articles

Discussion

Tinggalkan komentar