Jaga Kesehatan Tulang Agar Tumbuh Kembang Janin Lebih Optimal
Author
Selama kehamilan, bayi yang tumbuh dalam rahim wanita membutuhkan banyak kalsium untuk mengembangkan tulangnya. Kebutuhan ini sangat bagus selama 3 bulan terakhir kehamilan. Jika ibu hamil tidak mendapatkan kalsium yang cukup, maka bayi akan mengambil apa yang dibutuhkannya dari tulang ibu. Jadi jangan sampai ibu hamil tidak mendapatkan kalsium yang cukup. Pada saat hamil, wanita akan mengalami kehilangan massa tulang dan biasanya dapat dipulihkan dalam beberapa bulan setelah kelahiran bayi.
Selain itu juga kesehatan tulang yang baik dapat membantu ibu hamil untuk menyokong beban tubuhnya. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisi serta gizi bagi ibu hamil harus terpenuhi sebaik mungkin. Selain tubuh mengalami banyak perubahan,pada masa kehamilan juga menuntut beberapa organ tubuh untuk bekerja lebih ekstra. Salah satunya adalah tulang yang berfungsi sebagai penyokong berat dan postur tubuh. Walaupun laporan terkait masalah tulang pada ibu hamil tergolong jarang, namun kesehatan tulang selama hamil tetap penting untuk Bumil jaga.
Dalam beberapa penelitian sudah membuktikan jika selama kehamilan memberikan pengaruh baik terhadap kesehatan tulang dan meminimalkan risiko terjadinya patah tulang. Hal tersebut karena selama kehamilan tubuh akan memproduksi lebih banyak hormon estrogen. Hormon inilah yang bisa mempertahankan kepadatan tulang. Kehamilan pun juga membuat tubuh menyerap kalsium dari makanan dan suplemen lebih baik daripada ketika tidak hamil.
Meskipun demikian masalah pada tulang selama kehamilan bukan tidak mungkin terjadi. Tekanan akibat menahan beban berat, penyumbatan pembuluh darah, asupan nutrisi yang kurang, dan riwayat penyakit, seperti hipotiroid, bisa membuat tulang ibu hamil mengalami osteoporosis kehamilan, terutama pada tulang panggul.
Untuk menjaga tulang tetap sehat selama kehamilan sehingga tumbuh kembang janin menjadi lebih optimal ibu hamil bisa melakukan cara berikut ini:
- Cukupi asupan kalsium
Kalsium merupakan mineral yang berfungsi untuk memelihara kepadatan tulang. Selain menjaga kesehatan tulang ibu hamil juga diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang janin, khususnya di 3 bulan terakhir masa kehamilan. Kebutuhan kalsium bagi ibu hamil perlu dicukupi sekitar 1.000 mg setiap harinya. Kalsium ini bisa diperoleh dari mengonsumsi susu dan produk olahannya, brokoli, pakcoy, kangkung, sawi, lobak, kedelai, almond, dan salmon. Kebutuhan nutrisi ini juga bisa dipenuhi dengan mengonsumsi suplemen.
- Memenuhi kebutuhan vitamin D
Vitamin D juga diperlukan untuk membantu pernyerapan kalsium di dalam tubuh. Di samping itu vitamin ini juga turut andil dalam menjaga kesehatan tulang ibu hamil dan janin, meningkatkan imunitas tubuh, dan mencegah preeklamsia. Ibu hamil membutuhkan vitamin D sebanyak 600 IU setiap harinya. Nutrisi ini bisa diperoleh dari mengonsumsi susu dan produk olahannya, jamur, telur, salmon, dan bandeng. Sama seperti kalsium, vitamin D juga bisa dicukupi dengan mengonsumsi suplemen.
- Rutin berolahraga
Rutin berolahraga tidak hanya bisa memperkuat dan mencegah pengeroposan tulang saja, tetapi juga mengurangi sakit punggung, meningkatkan suasana hati, meningkatkan kebugaran, menjaga kesehatan jantung, serta mengurangi risiko komplikasi kehamilan. Jenis olahraga untuk kehamilan yang bisa dilakukan seperti jalan santai, berenang, bersepeda, yoga, dan pilates. Saat berolahraga, jangan lupa untuk mengenakan pakaian longgar yang nyaman dan konsumsi cukup cairan guna mencegah dehirasi.
- Hindari kebiasaan buruk
Selama hamil ibu hamil sangat dianjurkan untuk tidak merokok serta tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Karena kebiasaan buruk ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan tulang ibu hamil serta mengganggu tumbuh kembang janin.

Kalsium untuk ibu hamil serta vitamin C, D, dan juga B6, semuanya bisa didapatkan sekaligus melalui suplemen kalsium CDR. Suplemen ini terdiri dari tablet effervescent yang mudah larut di dalam air. Dengan rasa jeruk yang segar, CDR sudah dipercaya masyarakat Indonesia lebih dari 50 tahun dan tentunya sangat aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Selalu cek aturan penggunaan dan dosis untuk mengetahui jumlah konsumsi yang tepat.
