Makanan Khas Semarang yang Endeus
Author
Kota-kota yang berada di Indonesia hampir semunya memiliki julukan yang unik. Seperti kota Semarang yang memiliki beberapa julukan sebagai kota lumpia karena kota ini memiliki makanan yang khas yaitu lumpia. Makanan ini merupakan akulturasi dari budaya Jawa dan Tiongkok. Belumlah lengkap bila mengunjungi kota Semarang tanpa mencicipi kuliner ini. Beberapa kuliner khas Semarang berikut ini jangan sampai terlewatkan bila anda mengunjungi kota Semarang ya.
1.Soto Bangkong
Kuliner yang satu ini memilii cita rasa serta karakteristik yang berbeda bila dibandingkan dengan soto yang lainnya. Soto Bangkong telah ada dan terkenal sejak tahun 1950 dan dahulu soto ini dijajakan dengan cara dipikul berkeliling kota sebelum menetap di Jalan Bangkong. Perpaduan antara kuah soto yang gurih serta kental, ayam kampung suwir, bihun dan bawang goreng membuat anda akan merasa ketagihan.

2.Bakmie Goreng
Bakmie Jawa merupakan kuliner yang pakem bagi daerah Jawa. Bakmie Goreng ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu dengan berkuah bening namun gurih yang merupakan hasil capuran rempah dari kemiri bakar. Dimasak dengan menggunakan anglo dan bahan bakar arang membuat kuliner yang satu ini semakin menggugah selera dan memiliki cita rasa yang unik.

3.Asem-asem Koh Liem
Di warung asem-asem Koh Liem menyajikan menu-menu seperti kikil lombok ijo, bandeng sarden, lontong cap gomeh dan lainnya. Sebenarnya kuliner asem-asem hampir sama dengan garang asem namun yang membedakannya adalah penggunaan daging sapi pada asem-asem, tidak seperti garang asem yang menggunakan daging ayam. Daging sapi tersebut dicampur dengan kuah asam yang manis segar yang terbuat dari belimbing wuluh dan potongan tomat.

5.Tahu Gimbal
Adalah makanan yang terbuat dari tahu goreng dan bakwan udang sebagai bahan pokoknya. Gimbal merupakan sebutan orang Semarang untuk udang. Jadi bukan berarti dari rambut gimbal. Gimbal ini dicampur kemudian dibentuk dan menjadi bakwan udang. Selanjutnya tahu dan bakwan goreng tersebut dipotong-potong menjadi kecil dan diberi bumbu kacang. Selain itu ditambahkan irisan kol, lontong, telur dan kubis.
